Ujian

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Salam..
Sebuah perkongsian lagi..
Dalam melayari hidup ini, mesti kita pernah diuji kan?
Sememangnya ujian itu kan lumrah, sbb ALLAH dah janji dlm firmannya:

Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.
~Ali 'Imran: 186~

Macam jugak kita belajar, kalau tak ambil periksa, kita tak tau apakah selama kita belajar, kita memang belajar, atau sebenarnya kita tidur, atau main game, atau berangan je, kan??

Kira, ujian yang ALLAH bagi pada kita, adalah nak tengok adakah kita benar-benar beriman, atau hanya sekadar omong kosong...kan??

Dan pastinya, saat kita diuji, kita merasakan diri kita ni lemah. Baru la kita sedar, sepandai mana pun kita, sekaya(bukan roti sekaya, ok) mana pun kita, sehebat mana pun kita, kita x mampu pun nak buat situasi kehidupan sepertimana yang kita mahu..

Contoh mudah...kalau sakit tapi kita kaya, bolehla nk pergi hospital terbaik, kat mana2 ceruk dunia pun. Ialah, dah kaya kan...tapi, kalau ajal dah smpi, malaikat maut dah menjemput, boleh nk bagi duit kat malaikat maut tu untuk beli nyawa??? Tak boleh kan?? Ajal tu tak berkurang dan bertambah sedikit pun..

Dan bila kita diuji, kalau ujian tu ringan, mungkin kita rasa takde apa-apa pun...ye laa..sikit je..kan..

Tapi, bila kita diduga dengan ujian yang berat, terutama melibatkan orang yang kita sayang...
Mungkin, ALLAH ambil nyawa ibu , kita, suami (bagi isteri), isteri(bagi suami) atau anak-anak kita, pastinya saat itu kita sedih kan??
Kadang2, kita merasakan ujian yang ditimpakan ke atas kita tu terlalu hebat..hingga kita rasa tak mampu untuk bernafas..Pinjam kata2 penulis kesukaan saya, Hlovate:
"Kadang-kadang, bila ujian itu datang, kita merasakan kita bagai dihempap ahli sumo ke bumi..."

Bagi saya pulak, kadang-kadang rasa macam kena gelek dengan steamroll(yang orang guna untuk ratakan tar kat jalan tuh)...memang sesak nafas...

Lalu, apakah pada saat itu, kita merasakan bahawa kita tidak ada sesiapa?
Apakah pada saat itu kita merasakan bahawa ALLAH tak sayang kita?
Apakah pada saat itu kita merasakan ALLAH telah meninggalkan kita?
Apakah ALLAH menguji kita di luar batas kemampuan kita wahai para sahabat????

TIDAK.....
Hakikatnya, ujian itu masih dalam batas kemampuan kita..Yakinlah wahai sahabat...
Tak mungkin ALLAH uji kita dengan apa yang kita tak mampu..
Mungkin kita merasakan kita tak mampu, tapi ALLAH yang memampukan kita...
Kenapa saya berani berkata begini??

Ayuh, kita perhatikan janji ALLAH dalam firmannya:

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."
~al Baqarah: 286~

Nampak tak janji ALLAH tu?
Jadi, ingatlah para sahabat, walau sehebat mana pun dugaan kita, hadapilah dengan kesabaran...

Mudah-mudahan, kita tergolong dalam kalangan mereka yang beriman, yang dicintai dan dirindui ALLAH..amin..

Sekian, Wassalam.

*28 Muharram 1431H*